SELAMAT DATANG di ZONA BLOG ini.

Silahkan di follow kalau kiranya blog ini cukup menarik buat anda. salam sukses.. dandy

Senin, 14 Februari 2011

BAB 2 . MANUSIA DAN CINTA KASIH

CINTA.
Jika kita mendengar kata itu maka kita akan teringat pada satu definisi dasar yang berhubungan dengan perasaan yang mungkin dapat mengingat kan kita pada seorang yang memiliki arti khusus dalam diri atau hidup kita. Perasaan itu "Cinta" pasti akan datang pada diri setiap manusia di tampik atau tidak. Nurani setiap manusia pasti akan mengakui tentang perasaan yang satu itu "Cinta" hanya saja mulutlah yang berkata bohong.
Cinta hanya datang pada makhluk Tuhan yang bernama manusia karena pada diri setiap diri manusia akan selalu diimbangi oleh akal dan nafsu. Dan cinta tidak akan pernah datang pada makhluk Tuhan lainnya karena mereka " Makhluk Tuhan Selain manusia" hanya memiliki nafsu saja atau bahkan tidak sama sekali. Sebagai contoh sederhana malaikat, ia hanya memiliki kebaikan saja dan selalu beribadah pada Tuhan begitu pula Iblis yang hanya memiliki nafsu keburukan "menghasut dan selalu mengajak kita "manusia" agar mengikuti jalannya". Kebaikan dan keburukan tersebut dapat dikategorikan kedalam nafsu atau emosionalitas. pada binatang dan tumbuhanpun demikian. hewan atau binatang hanya memiliki nafsu dan bukan cinta karena pada hewan atau binatang tidak disertai akal dan nurani.
Perasaan yang berawal dari pandangan mata hingga turun kehati merupakan bagian dari hidup dan kehidupan manusia, yang esensinya dapat melahirkan kreatifitas dan cipta atau hasil karya melalui proses akhir, yaitu tanggung jawab. cinta pada dasarnya dapat dikatakan sebagai budaya yang menggunakan perasaan serta akal sehat.
  • Dari sebuah cinta dapat melahirkan satu bentuk seni yang dituangkan dalam goresan kertas dan kanvas seperti seni lukis dan gambar.
  • Dari sebuah cinta dapat melahirkan satu bentuk seni yang memadukan irama dan nada dalam satu dinamisasi yang dikenal sebagai lagu dan seni musik.
  • Dari sebuah cinta dapat melahirkan satu bentuk seni melalui goresan pena yang disebut sajak, pantun atau novel
  • Dari sebuah cinta dapat melahirkan tanggung jawab, baik pada pasangan atau orang yang kita cintai atau pada lainya, maka
  • Dari sebuah cinta terlahir manusia-manusia baru penghuni semesta kita ini.
Ungkapan yang ditimbulkan dari satu kata cinta tentulah tidak dapat di lepaskan dari suatu media perantara yang dapat menggambarkan dan memvisualisasikan serta mendefenisikan tentang perasaaan "Cinta" tersebut, baik melalui alat komunikasi "bahasa" yang melahirkan sajak, puisi dan lain sebagai nya atau bahkan yang meng-irama-kan nada dan simphony.
Jika kita berbicara mengenai cinta maka itu pun tidak dapat di pisah kan dengan unsur-unsur seni dan kebudayaan yang ada. Cinta sama dengan budaya yaitu suatu rasa, karya dan karsa.
Cinta bukan lah suatu monopoli orang dewasa saja tetapi cinta juga dapat hadir pada anak kecil tanpa memandang siapa, dari mana, warna kulit dan lain sebagai nya. Karena cinta pada dasarnya adalah suatu rasa yang sangat sulit untuk diungkiapkan, baik dengan kata atau nada. Cinta itu sendiri tidak dapat dipisah kan dari kasih dan sayang karena keduanya "antara kasih dan sayang" merupakan aplikasi lanjutan atau esensi dari sebuah kata cinta melalui beberapa kata dalam satu kata tingkat tinggi, yaitu tanggung jawab.
Cinta itu sendiri memiliki unsur-unsur yang mempengaruhinya. Dengan kata lain penunjang sebagai pembuktian dari pengorbanan karena cinta syarat akan pengorbanan. Seperti, : Tanggung jawab, pengorbanan, kejujuran, pengertian saling percaya dan terbuka dan masih banyak lagi.

Studi kasus : MUHAMMAD IQBAL. Seorang philosof Pakistan mengatakan tentang cinta. Cinta di mata Iqbal memiliki dimensi spritual yang dinamakan Isyq-o muhasbat yang memberikan daya kreatifitas yang hidup dan sebagai berdirinya suatu pribadi dan kepribadian. Dimana cinta menduduki urutan yang pertama dalam tariqh (suatu jalan, cara atau ikhtiar) hingga menuju penyempurnaan diri dan pensucian hati. Cinta menurutnya juga merupakan stasiun terakhir yang terletak pada Tuhan yang bersifat fundamental.

Opini ku : Dari yang dapat kita lihat di atas bahwa tentang cinta itu sangat lah sulit untuk di jelaskan secara terperinci dan sempurna, karena jika api cinta sudah berkobar maka akan sangat sulit untuk di padam kan. Cinta merupakan kekuatan spiritual yang dapat membangkitkan fungsi-fungsi kecerdasan emosional dan secara spritualitas dapat mengembangkan potensi-potensi orang yang sedang mengalaminya.

Sumber :
http://filsafat.kompasiana.com/

dandy,
salam sukses selalu..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

HEAD LINE NEWS CREATIVE BY DANDY'S Blog | ILMU DIHASILKAN DARI KEMAUAN MEMBACA